Al-amiri- Malam Selasa (29/04/2025) kemeriahan sekaligus ketegangan mewarnai acara Penutupan Orientasi Maha Santri Baru (OMABA) yang sukses digelar pada tanggal 29, April. Acara yang menjadi puncak dari rangkaian orientasi ini berjalan lancar, namun sebuah insiden tak terduga saat pengumuman peserta terbaik sempat mencuri perhatian para hadirin.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia. Dalam kesempatan tersebut, ketua panitia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kelancaran OMABA. Tak lupa, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama kegiatan berlangsung, termasuk mengakui adanya sikap tegas dari para kakak mentor (Kakak MPO) yang mungkin menimbulkan ketidak nyamanan bagi sebagian peserta.
Ketegangan dan antusiasme para peserta memuncak ketika pembaca Surat Keputusan (SK) maju ke depan. Namun, suasana seketika berubah menjadi kebingungan dan kegemparan saat nama pertama yang disebut sebagai peserta terbaik adalah "Ibtisam" (salah satu nama peserta OMABA). Kejanggalan langsung terasa karena diketahui Ibtisam tidak mengikuti acara sampai selesai.
Kesalahan penyebutan ini, sontak memicu reaksi beragam di kalangan panitia. Terlihat perdebatan sengit dan upaya saling koreksi di antara mereka untuk mengidentifikasi siapa sebenarnya peserta terbaik yang terpilih. Situasi yang tidak terduga ini sempat menimbulkan sedikit kekacauan dan ketidakpastian di tengah-tengah acara yang seharusnya berlangsung khidmat.
Namun, di balik kehebohan tersebut, terungkap bahwa insiden salah sebut nama ini merupakan bagian dari kejutan yang telah disiapkan oleh panitia. Tujuannya adalah untuk menciptakan sedikit ketegangan dan dramatisasi sebelum pengumuman sebenarnya, sehingga momen penobatan peserta terbaik akan terasa lebih istimewa dan tak terlupakan bagi seluruh peserta OMABA.
Setelah "drama" singkat yang berhasil membuat para peserta tegang dan penasaran, panitia akhirnya mengumumkan Saudara Muhammad Alfin Mafruqi sebagai peserta terbaik OMABA tahun ini. Pengumuman ini disambut dengan sorak sorai dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan panitia, sekaligus mengakhiri rasa penasaran yang sempat tercipta.
Insiden kecil ini menjadi bumbu penyedap dalam acara penutupan OMABA, memberikan warna tersendiri dan menunjukkan kreativitas panitia dalam menciptakan momen yang berkesan. Terlepas dari ketegangan sesaat, acara penutupan secara keseluruhan berjalan lancar dan sukses, meninggalkan kenangan manis bagi para mahasantri baru dalam mengawali belajar di Ma'had Aly Nurul Jadid. (Asr)

0 Komentar