Al- Amiri- Malam Selasa (28/04/2025) selaku Wakil Biro Kepesantrenan, KH. Moh. Hilman Zidny Romzi, S.Pd Ikrar Pengurus Wilayah Al- Amiri 08 yang baru di Halaman Wilayah Al- Amiri 08. Dengan di awali dua kalimat syahadat kepengurusan Wilayah Al- Amiri 08 sah dilantik sebagai kepengurusan yang baru.
Acara ini dihadiri oleh K. Ahmad Madarik selaku Kepala Biro Kepesantrenan Pondok Pesantren Nurul Jadid, Pemangku Wilayah Al- Amiri 08, yaitu KH. Ahmad Barizi Mukhdlor, M.Pd., Pengurus Biro Kepesantrenan dan Pegurus Wilayah Al- Amiri 08, juga para santri.
Ditengan acara berlangsung, Master of Ceremoni (MC) memberi kesempatan kepada Zainul Anwar, S. Ag untuk memberikan sambutan selaku kepala wilayah terlantik. Sambutan ini disampaikan setelah penyerahan jabatan dari kepala wilayah demisioner, yaitu Sairafi, S. Ag kepada kepala wilayah devisioner. Di dalam sambutannya Ustadz Zen (panggilan akrabnya, red) memberi pengakuan. “Sebenarnya majunya saya menjadi kepala wilayah adalah sebuah keterpaksaan, tapi karena sudah menjadi perintah guru, maka siap tidak siap, harus siap, dengan dauh beliau saya sendiko dauh, saya ngereng debu (dalam bahasa Madura),” jelasnya.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh KH. Ahmad Barizi Mukhdlor, M.Pd selaku Pemangku Wilayah Al- Amiri 08. Di awal penyampaian beliau sangat berterimakasih kepada pengurus wilayah sebelumnya dan mendo'akan, semoga amal yang telah di perbuat oleh pengurus sebelumnya tercatat sebagai amal ibadah dan menjadikan sebab ilmunya berkah, utamanya ilmu yang telah diperoleh selama mondok di pondok pesantren.
Tidak hanya itu Kyai Barizi (panggilan akrabnya, red) juga berpesan kepada kepengurusan wilayah yang baru, “kali ini, hanya satu hal yang ingin saya pesan kepada kepengurusan wilayah yang baru, pesan ini harap ditanamkan baik-baik dalam diri kalian, yaitu 'rasa pangaendik' (rasa memiliki), terhadap organisasi, karena seseorang yang memiliki barang, sekalipun jelek, pasti dijaga.” Jelasnya.
Sambutan terkhir disampaikan oleh K. Ahmad Madarik selaku Kepala Biro Kepesantrenan. Dalam sambutannya beliau berpesan, “Pengurus itu bukan hanya memerintah, harus juga megurus, menertibkan dan memperhatikan santri,” terang adik Bupati Bondowoso itu.(udn)

0 Komentar