Paiton, Probolinggo - Jumat (10/10/2025)Dewan Mahasantri (Dema) Nurul Jadid melalui divisi dakwah dan sosial (Daksos) melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa aksi bersih-bersih di Mushola Nurul Iman. Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat tali silaturahmi antara anggota Dema dan masyarakat.
Salah satu pengurus Dema, Ihya', menjelaskan bahwa kegiatan bertajuk “Jumat Bersih” tersebut merupakan bagian dari program kerja Dema untuk mengimplementasikan nilai-nilai ajaran Islam tentang hubungan manusia dan alam. “Ini momen penting untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial di kalangan mahasantri,” ujarnya.
Awalnya, kegiatan bersih-bersih hanya dilakukan di sekitar asrama dan maqbaroh masyaikh Pondok Pesantren Nurul Jadid. Namun, setelah melihat kondisi Mushola Nurul Iman yang kurang terawat, Divisi daksos berinisiatif memperluas kegiatan ke lokasi tersebut. Mushola itu diketahui juga berfungsi sebagai tempat belajar al-Qur'an bagi anak-anak, sehingga perlu dijaga kebersihan dan kenyamanannya.
Setibanya di lokasi, para anggota Dema langsung membagi tugas. Sebagian membersihkan bagian dalam mushola dan halaman, sebagian lain mencuci karpet, memperbaiki fasilitas seperti dampar, serta membuat rak al- Qur'an baru. Seluruh peralatan kebersihan dibawa sendiri oleh peserta karena keterbatasan sarana kebersihan di mushola tersebut.
Lebih lanjut, Ihya' menambahkan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkelanjutan. “Ke depan, Dema berencana mencari mushola lain yang memerlukan perhatian. InsyaAllah kegiatan ini akan menjadi agenda rutin dua minggu sekali,” ungkap mahasantri semister 4 itu.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi inovasi baru bagi Dema Nurul Jadid pada tahun 2025, karena sebelumnya belum tercantum dalam program kerja resmi. Melalui aksi ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan tempat ibadah serta meningkatkan kepedulian sosial di kalangan mahasantri dan masyarakat.(rfl)

0 Komentar