Rabu, 16/04/25 Ma’had Aly Nurul Jadid kembali mengaktifkan kegiatan
takhassus setelah libur Ramadhan, dengan suasana baru yang dan juga Musyrif-Musyrifah
yang baru, yang mana Musyrif-Musyrifah ini diambil dari mahasantri yang sudah
wisuda Ma’had Aly di bulan Sya’ban kemaren, setelah diwisuda mereka diharuskan
untuk mengamalkan ilmunya dengan cara membantu adik tingkatnya dalam kegiatan
belajar di takhasus.
Dengan adanya
wajah-wajah baru di dalam jajaran Musyrif-Musyrifah turut membawa angin segar
untuk para mahasantri untuk dapat menjalani kegiatan dengan semangat baru.
Dengan bergantinya Musdir-Musdiroh juga turut mengubah beberapa hal. Seperti
tes takhosus yang biasanya dilakukukan setiap satu bulan sekali dengan target
penyelesaian 10 halaman kini menjadi setiap dua minggu dengan target
penyelesaian lima halaman dengan rincian minggu pertama menyelesaikan makna
kitab dan minggu kedua diskusi pemahaman.
Takhasus ini
merupakan salah satu kegiatan harian di Ma’had Aly Nurul Jadid dan biasanya dilakukan
2 kali sehari, untuk pra-Ma’had Aly pagi dimulai dari jam 08:00-10:00 dan malam
jam 20:00-23:00, sedangkan untuk marhalah Ma’had Aly pagi 08:00-10:00 dan malam
20:00-23:30 karena akademik (perkuliahan) belum dimulai.
Dalam takhasus ini
pra-Ma’had Aly fokus terhadap ilmu alat menggunakan kitab Nubdzatul Bayan dan
kitab Fathul Qorib. Sedangkan untuk marhalah Ma’had Aly fokus pada pemahaman Fathul
Mu’in. santri Ma’had Aly tidak hanya mendengarkan penjelasan ini Musyrif-Musyrifah
akan tetapi kita juga berdiskusi secara kelompok untuk melatih kita bisa
menalar apa yang dimaksud oleh Mushonnif.(ima/dni/hpy)

0 Komentar