Ma’had Aly Kembali Mengantar BMs dan PKM

 

  Paiton, (25/06/2025) – Ma’had Aly Nurul Jadid kembali melaksanakan kegiatan pelepasan peserta Bakti Mahasantri (BMS) dan Praktik Kompetensi Mahasantri (PKM) di Aula 2 Ma’had Aly Nurul Jadid. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan mahasantri sebagai upaya pengintegrasian antara aspek keilmuan, pengabdian, dan kompetensi sosial.

  Program BMS yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir, dirancang sebagai wahana pengabdian sekaligus ruang latihan mental dan spiritual bagi mahasantri, khususnya dalam melawan egoisme pribadi dan menumbuhkan kepedulian terhadap problematika masyarakat.

    Acara pelepasan tersebut dibuka secara resmi oleh Mudir Ma’had Aly Nurul Jadid, K Muhammad Al Fayyad, serta dihadiri oleh Naib mudir Ma'had Aly Nurul Jadid, para dosen, pembimbing lapangan, dan seluruh peserta program.

   Dalam sambutannya, Mudir Ma’had Aly Nurul Jadid, K.Muhammad Al Fayyad berpesan bahwasanya peserta BMS ditugaskan bukan hanya karna tuntutan akademik melainkan untuk melatih mahasantri agar siap mengabdi di masyarakat.

    Program BMS dan PKM tahun 2025 ini diikuti oleh sebanyak 14 Mahasantri dengan rincian 6 putra dan 8 putri, yang telah dibekali dengan pelatihan teknis, materi tematik, serta orientasi lapangan sebelum diberangkatkan ke lokasi pengabdian. Adapun lokasi penempatan peserta BMS Pada tahun ini adalah wilayah Besuki, Kraksaan, Paiton, serta satu kelompok yang akan diterjunkan ke wilayah Bali.

    Acara pelepasan ditutup dengan doa bersama serta harapan, peserta BMS dapat menjadi representasi positif dari Ma’had Aly Nurul Jadid di tengah masyarakat. Selama masa pengabdian nanti, para peserta nggak cuma ditugaskan untuk menyampaikan materi keagamaan, tapi juga membawa semangat Ma’had Aly sebagai santri yang siap turun ke masyarakat. Mereka akan berinteraksi langsung dengan berbagai kalangan, mendengar, belajar, dan memberi kontribusi nyata sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan.Selain jadi ajang pengabdian, BMS dan PKM ini juga jadi momen buat para mahasantri belajar hal-hal baru di luar kelas. Mulai dari cara komunikasi yang baik, kerja tim, sampai menghadapi dinamika sosial yang beragam. Harapannya, program ini bisa jadi pengalaman berkesan dan bekal berharga buat mereka ke depannya baik sebagai calon intelektual muslim maupun pribadi yang peduli pada sekitar.(rmd)

Posting Komentar

0 Komentar