Al Lathifiyah - Juma't (06/06/25), nuansa lebaran
masih hangat di rasa, ditambah lagi dengan diadakannya event dalam rangka
menyambut hari raya, lengkap sudah aroma khas pesantren dan idul adha. Agenda
event semarak idul adha malam ini adalah lomba memasak. Keterbatasan halaman
wilayah, tidak menjadi alasan rutinitas tak terlaksana. Lomba memasak
dilaksanakan di halaman cangkruk wilayah al-lathifiyah dengan posisi
bilik memasak sesuai urutan nomor kamar.
Berbahan wajib daging qurban sedari
pagi, peserta di harapkan untuk memasak dalam batas waktu 2 jam atau 120 menit.
Jika tahun-tahun sebelumnya, ketentuan lomba memasak ini mewajibkan untuk
membuat olahan sate kambing, tahun ini terdapat sedikit perubahan dari panitia
tentang ketentuan hasil olahan yang akan dibuat, yakni olahan bebas tidak harus
berupa sate. Panitia juga mengubah konsep fasilitas yang diberikan, yang mana
pada awalnya, arang dan batu bata untuk dijadikan tungku, kini panitia meberi
fasilitas kompor dua tungku untuk digunakan oleh dua kamar.
Pemesanan bahan-bahan masakan
ditarik oleh panitia sehari sebelum digelarnya perlombaan. Masing-masing kamar
diminta untuk mencatat list bahan-bahan
yang diperlukan, yang setelahnya akan
sedangkan alat selain fasilitas yang diberikan, wajib peserta sediakan
sendiri.
Berbagaai macam aroma dari bermacam
olahan memenuhi wilayah al-lathifiyah malam itu. Mulai dari aroma sate,
dendeng, bahkan gulai. Berbekal kreatifitas mahasantri sendiri, bumbu olahannya
pun menjadi kreasi tersendiri bagi masing-masing delegasi. Seperti salah satu
oalahan menarik dengan nama “sate idaman” yang mengkolaborasikan bumbu sate
khas Lombok dan Madura.
Penilaian dan penentuan kejuaraan
diberikan oleh Ning Hayati yang sekaligus menjadi juri pada lomba memasak malam
itu. Ning Hayati juga memberi sedikit instruksi tentang bagaimana cara mengolah
daging kambing agar tidak alot dan menjadi empuk. Seusai penilaian, dilanjut
dengan pengumuman kejuaraan tiga
rententan lomba sekaligus mengakhiri event semarak idul adha tahun ini. (Wrd)


0 Komentar